Sabtu, 16 Juli 2011

Anggota DPR Minta Dirjen Lapas Dipecat


JAKARTA, KOMPAS.com — Penangkapan George Obina oleh BNN di Lapas Cipinang, Kamis (14/7/2011), menambah panjang daftar persoalan narkoba di lembaga pemasyarakatan (lapas). Kondisi ini juga dinilai amat memprihatinkan.

"Lho kok bisa, lapas yang seharusnya menjadi tempat pertobatan malah menjadi tempat untuk mengendalikan perdagangan narkoba. Lantas bagaimanakah fungsi pembinaan yang selama ini dijalankan oleh lapas?" tanya Aboe Bakar, anggota DPR dari Fraksi PKS, Jumat (15/7/2011) malam.

Menurut Aboe, seharusnya Direktorat Jenderal (Ditjen) Lapas malu dengan kinerja buruk anak buahnya. "Ia seharusnya mau mundur, kalau tidak mau, ya harus dipecat," ujar Aboe yang duduk sebagai anggota Komisi III DPR.

Apalagi, menurut Aboe, kasus narkoba di lapas sudah berulang kali terjadi. Sekadar contoh, sebelumnya di Lapas Nusakambangan juga ada yang mengendalikan peracikan narkoba. Kasus itu bahkan menyeret kepala lapas. Kasus transaksi narkoba yang lain juga terjadi di Lapas Barelang, dan yang terbaru adalah pesta narkoba yang dipergoki BNN di Lapas Bali.

"Meskipun kasus terakhir ini dibantah oleh kepala lapasnya," ujar Aboe.

Aboe menilai, lapas di Indonesia telah gagal menjalankan fungsinya. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi atas pengelolaannya selama ini. "Saya kira perlu ada evaluasi, Menkumham harus memiliki keberanian untuk memberikan reward and punishment kepada bawahannya," ujarnya.

http://megapolitan.kompas.com/read/2011/07/16/00580668/Anggota.DPR.Minta.Dirjen.Lapas.Dipecat

0 komentar:

Posting Komentar