Senin, 20 Februari 2012

Transaksi Mencurigakan Anggota DPR Dianalisis

Transaksi Mencurigakan Anggota DPR Dianalisis


VIVAnews - Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) telah melakukan proses analisis lebih dari 2000 laporan terkait transaksi mencurigakan. Mayoritas dilakukan oleh anggota Badan Anggaran DPR RI.

"Tidak ada yang kita sembunyikan," kata Ketua PPATK Muhammad Yusuf di gedung DPR RI, Jakarta, Senin 20 Februari 2012

Wakil Ketua PPATK, Agus Santoso menuturkan, hasil dari analisa transaksi mencurigakan akan dijelaskan secara terbuka dan gamblang. "Nanti kita akan jelaskan," ucapnya

Dalam materi yang disusun oleh PPATK itu, hasil analisis menyangkut anggota DPR terpapar di halaman 21. Namun, tidak terlihat jelas karena ditutup dengan stabilo warna hitam.

Sementara, anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS Aboebakar mempertanyakan hal tersebut.

"Itu kenapa 2000 transaksi anggota DPR ditutupi stabilo, tidak dibuka saja," jelas Aboebakar. (eh)

0 komentar:

Posting Komentar